Tampilkan postingan dengan label kamu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kamu. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Agustus 2011

mulai genit

Siapa sih yang gak suka laki-laki pintar, soleh, nurut sama orang tua juga gak neko neko?
Kalo ada yang jawab "aku gak suka tuh" patut dipertanyakan deh ya.
Saya -mungkin seperti perempuan pada umumnya- juga suka sama laki-laki dengan ciri-ciri seperti di atas, dengan kepintarannya bisa mengajari ilmu yang ia punya, dengan kesolehannya bisa menjadi contoh teman-temanya, ditambah nurut sama orangtua dan gak neko neko, wes manteplah itu :D
Dulu saya pernah dekat dengan teman lelaki, dia cukup pintar, nurut sama orang tua, tapi untuk masalah kesolehan saya tak bisa menjamin. Hampir tiap hari kami bersama, kecuali hari minggu tentunya. Saya kenal orangtuanya dan orangtua saya juga kenal dia. Ya hanya sekadar berteman saja, namun entah mengapa begitu dekat sudah seperti adik-kakak. Pernah ada teman saya bertanya, "kalian pacaran ya?" atau "kamu suka gak sih sama dia?" aku hanya bilang, "kita cuma temenan kok" atau saya hanya tertawa saat menjawabnya. Padahal jujur saya pernah suka sama dia, tak perlu membohongi diri juga lah. Habis bagaimana? Saya mudah suka pada seseorang bila intensitas pertemuan saya dengan orang tersebut lebih sering, lah ini? Hampir tiap hari bersama, dia sering menjemput dan mengantar saya pulang, ke tempat les pun dia juga demikian. Ada sedikit kekhawatiran ketika dia mulai membicarakan lawan jenisnya, saya takut dia menjauh dari saya dan sibuk dengan yang lainnya. Padahal dengan begitu harusnya saya bersyukur, bisa saja perasaan itu hilang seiring dengan menjauhnya dia. Sampai sekarang pun meski kami berbeda universitas sebisa mungkin masih memberi kabar dan bertemu dengan yang lainnya. Oke, buat kamu yang sedang membuat jejak dikehidupanmu saya doakan dimanapun kamu berada semoga selalu mendapatkan keberkahan serta dilindungi Allah swt, amin :D

Rabu, 01 Juni 2011

putaran - putaran

semua berputar, ya berputar. Meja berputar, kursi berputar, lemari berputar, bahkan kau juga berputar. Tapi mengapa terkadang tak bisa dirasakan putaran itu? Hari ini berada di barat, hari ini pula berada di timur tanpa tahu kapan di barat laut, utara, timur laut tiba-tiba berada di timur saja. Apa mungkin putaran itu sebenarnya memberi petunjuk arah putaran, namun tak terasa di diri ini karena terlalu sibuk memikirkan putaran orang lain?

Sabtu, 21 Mei 2011

takberjudul

suatu pembelajaran untuk saya
Perempuan lebih sulit untuk menyukai seorang laki-laki secara cepat
Sedangkan laki-laki lebih mudah
Dan
Perempuan lebih sulit melupakan laki-laki yg pernah ia sukai
Sedangkan laki-laki hanya membutuhkan waktu 2-3 hari untuk melupakan perempuan yg pernah ia sukai

*survei terhadap teman saya

Kamis, 19 Mei 2011

apa kamu tahu ?

Apa kamu tahu ?
Setiap menonton serial drama aku seperti sedang menonton film aku dan kamu
Aku yang begitu menggebu-gebu mencintaimu
Dan kamu yang terlalu cuek terhadapku
Atau ketika aku yang sudah lelah akan sikapmu dan kamu mulai memperhatikanku

Apa kamu tahu?
Dadaku terasa sesak bila melihat adegan demi adegan yang ada
Kulihat seperti pemutaran film tentang kita
Aku yang berdiri di ujung jalan dan kamu berdiri di ujung jalan yang lainya
Dan aku tak tahu apa di pertengahan jalan kita akan bertemu dan bersatu

Apa kamu tahu?
Aku selalu mendambakan akhir yang bahagia dari kisah kita
Akhir yang membuat orang bercucuran air mata karena turut berbahagia seperti kita

Apa kamu tahu?
Aku ingin tahu apa yang Tuhan tuliskan untuk aku dan kamu
Berpisah atau bersatu selamanya

Kamis, 23 Desember 2010

surat untuk kamu

Jakarta, 23 Desember 2010

Yth. Teman yang kuanggap lebih dari teman
Di Tempat

Assalamualaikum,
Apa kabar kamu ?
Semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat yah. Aku disini juga baik – baik saja (ku beri kabar meski kamu tak bertanya). Sudah lama ya kita tak bertemu, percaya atau tidak aku rindu kamu.

Setiap aku denger nama kamu disebut ada asa menggelitik yang ngebuat aku jadi deg – degan, ada rasa yang ngebuat aku ketemu kamu, ngeliat senyum kamu, bercanda lagi sama kamu, ahh, tapi apa itu mungkin ?

Aku selalu menyimpan rapi saat – saat kita dulu pernah kenal, pernah dekat, pernah bersama. Aku simpan semua hal yang aku lakuin bareng kamu, semua hal kecil yang kamu lakuin, kebiasaan kamu setiap nyapa aku, tatapan kamu yang aku gak bisa ngartiinnya, cara kamu menghormati aku, ah semuanya masih aku ingat.
Mungkin kamu gak ingat, tapi tak apa lah, tak penting juga buat kamu, ya kan ?

Hampir 2 tahun ya kita gak ketemu, terakhi kali kita ketemu waktu ada acara yang secara gak sengaja ngebuat aku dan kamu ketemu, dan jujur aku senang waktu itu, tapi ada yang buat aku kurang senang, ternyata disamping kamu udah ada perempuan lain. Kamu tau ? waktu aku lihat kamu sama dia, ada perasaan iri di hati, kenapa dia yang baru kamu kenal udah bisa ambil hati kamu ? aku ingin sekali pulang meski acara belum selesai, tapi aku coba bertahan, karena aku menghargai yang punya acara .

Aku sebenernya bingung sama perasaan aku ke kamu, apa aku bener – bener suka atau gak. Setiap ada yang deket sama aku, entah lewat jalan apa aja kamu tiba – tiba dateng. Kalau aku udah lupa sama kamu dan mulai nikmati hidup aku yang baru kamu datang menyapa di mimpi aku, tolong, jangan buat aku bingung, jangan buat aku bimbang. Datanglah ke aku dalam wujud nyata, bicara baik – baik sama aku, jangan kamu buat teka – teki yang sulit buat aku terka .

Yang terakhir, aku selalu berdoa buat kebahagiaanmu, kesehatanmu, kelancaranmu dalam segala hal. Dan yang perlu kamu tahu, sekarang, aku disini memang menyayangimu, tapi hanya sebagai teman yang dulu kuanggap lebih dari teman .

Semoga kamu bahagia


                                                                                                             Salam Hormat
                                                                                                                 Asyawa