Senin, 29 November 2010

aku dan mamah


ini aku sama mamah

kayaknya lebih keliatan aku yang jadi mamahnya yaa.haha whatever lah
kita itu punya hobi yang sama : adu mulut, loh kok ?
iya abisnya kalo aku lagi dirumah kadang si mamah suka ngomelin aku, giliran aku gak pulang dicariin dismsin di telponon deh.
banyak hal yang biasa kita lakuin bareng, mulai dari nonton tv sambil ngemil bareng (liat kan badan kita subur - subur yahud gitu)haha, terus ngebahas tontonan yang ada di tv, jalan bareng, makan bareng, pokoknya banyak deh yang bareng - bareng
pokoknya mamahku is the best, gak ada di dunia ini yang bisa ngegantiin mamah yang kaya superwomen, ajaib, dan asik kaya dia .

temen - temen aku bilang keluarga aku autis, hmm mereka aja gak tau arti autis sebenernya, mereka gak tau aja keluarga aku bukan autis tapi hiperaktif,hehe apalagi kalo aku lagi cerita adekku satu-satunya pasti mereka langsung nanya, " bet, ade lo autis yah?" padahal mah dia cuma sedikit hiperaktif doang deh kayanya.

ah jadi kangen nih sama mamah, maklum sekarang aku kan tinggal di asrama, pulang kalo hari jumat/sabtu dan balik lagi hari minggunya, dan pertanyaan dari mamah setiap minggu buat aku
mamah   : pulang kapan ka?(biasanya nanya kalo hari jumat)
aku      : besok pagi mah
mamah   : ah, paginya kamu kan jam 3
aku      : hehe

ternyata orang tua tau banget ya tentang anaknya, meski kadang suka sok acuh sama kegiatan anaknya .


ternyata orang tua tau banget ya tentang anaknya, meski kadang suka sok acuh sama kegiatan anaknya .

Pokoke, I Love U Mom

membeli surga ?bisakah ?

beberapa hari yang lalu, temen sekamar aku yang namanya alin alias orin alias ibu nanya gini ," bet kalo ada yang jual surga bety mau beli gak ?"
spontan aja aku jawab,"lha, emang bisa bu ?"
eh dia nanya balik," mau gak? soalnya waktu itu ada yang bilang gitu."
dan perbincangan selesai sampai disitu tanpa aku tau apa surga itu bisa dibeli ?


#3

Lanjutan #2

“hei neng geulis, kok ngelamun, loh loh kok nangis” Putri mengagetkanku dari lamunan, ternyata sejak tadi pikiranku sedang tak disini .

“eh iya”aku mencoba menetralkan hatiku. Buru-buru aku mengelap airmataku yang tak terasa jatuh .

“diapain sama Abi?ngebut ya dia?”Putri khawatir karena aku tadi menangis .

“gak apa-apa kok put, kelilipan mungkin tadi dijalan, kacanya gak aku tutup.hehe” semoga saja uti tak menanyakan lebih panjang lagi

“oh, yaudah atuh kita masuk sekarang”ajaknya .
Aku hanya mengangguk. Kuberikan helm pada Abi. Dan kami berjalan bersamaan menuju pintu masuk Cool Books .
Ternyata disini sudah ramai, bagus anak muda zaman sekarang sudah banyak yang menyadari pentingnya membaca . apalagi  hari ini sabtu, weekend. Jadi banyak muda – mudi juga hangout disini .

Cool Books, suatu nama tempat seperti toko buku kebanyakan, hanya saja disini juga disediakan cafe agar pengunjung dapat lebih nyaman membaca sambil meminum minuman dingin atau hanya sekedar duduk – duduk memakai fasilitas wifi gratis . banyak buku yang dijual disini, mulai dari dalam negeri, sampai luar negeri, translate dari bahasa asing juga ada . cukup lengkap untuk mahasiswa yang sedang mencari sumber untuk tugas – tugasnya .Apalagi disini tidak harus membeli, hanya meminjampun boleh.


“kita duduk disana aja ya, dekat jendela, viewnya bagus” Abi mengajak kami. Akhirnya ini orang berbicara juga, batinku


Kami pun duduk di meja yang memang disediakan untuk  4 orang . Benar yang Abi bilang, viewnya memang bagus, kita bisa melihat sebuah kolam ikan yang tak begitu besar, disana ada replika air terjunnya.

“mau pesen apa kalian?”tanya Alif kemudian

Aku melihat – lihat menu yang ada, ku bolak - balikkan menu mencari menu yang kira- kira akan aku makan,”mm. Coklat strawberry aja kali ya” ucapku bersamaan dengan Abi. Putri yang usil bercie-cie,”apa sih kamu put”

“gak kenapa-kenapa, Cuma dari awal aja kayaknya udah cocok nih, pesen minum sama .hehe”putri kena getok Abi

“hus, jangan nebak – nebak kaya dukun”kata Abi kemudian

Aku dan Alif hanya senyum-senyum melihat kedua sepupu itu .

“terus makannya apa?”tanya Alif lagi

Aku yang memang sudah makan siang semur ayam hasil kreasi Eka tak mungkin bila memesan makanan berat  lagi ,”roti merahjambu aja deh” lagi – lagi berbarengan dengan jawaban Abi

“lagi, lagi, aku jadi ingat Iqbal” ucapku dalam hati
“tuh kaan, kalian emang cocok. Kloop, mulai dari makanan minuman juga sama  cieeeeee”. Lagi – lagi Putri berkomentar, belum sempat kena getok Abi yang kedua kali ia menghindar .

Lagi – lagi aku dan Alif hanya tersenyum-senyum melihatnya .

Aku sampai dirumah ba’da ashar. Hanya sebentar di Cool Books, berkenalan dengan Abi, makan dan membeli beberapa buku yang memang aku inginkan . aku diantar pulang mereka bertiga sampai depan koskosan .

Eka yang sedang ada di halaman mencabuti rumput datang menghampiri kami .

“sudah pulang, kok cepat sekali ?”tanyanya

“iya ka, soalnya aku takut bawa Amira kelamaan bareng sama Abi nanti makin kesengsem si Abi sama Amiranya, begitu juga sebaliknya.hehe”

“ah, dasar kamu aya-aya wae put”kulihat Eka melihat Abi dengan seksama, sepertinya dia sedang mengingat sesuatu,”Abimanyu putra Anwar?”tanyanya pada Abi

“iya”,jawabnya sambil tersenyum,”apa kabar ka ?”Abi menanyakan kabar pada Eka

“Alhamdulillah, ya ampun sudah lama gak ketemu ternyata kamu temennya Putri?”,masih kaget

“yee, bukan temen tau ka, dia itu sepupu aku”bantahnya

“oalah, ternyata dunia sempit”

Aku berpamitan terlebih dahulu kedalam untuk menunaikan solat ashar sementara mereka masih ngobrol di halaman depan .


Kubuka jilbabku. Kubasuh mukaku dengan air wudhu, sangat menyegarkan . selesai wudhu aku pun solat terlebih dahulu .kuberdoa semoga Allah memaafkanku karena telah pergi dengan lelaki yang bukan mahramku. semenjak memulai memakai jilbab aku menjadi semakin takut bila berhadapan dengan lelaki, aku takut akan menyayangi laki-laki tersebut. Memang menyayangi itu fitrah manusia yang tak bisa ditolak lagi, namun aku tak ingin Allah memurkaiku . dan baru saja aku pergi barsama dengan orang yang baru kukenal.


Lagi-lagi aku teringat Iqbal, tak lupa kudoakan agar ia bahagia di alam sana. Air mataku mulai membasahi mukenah yang kupakai ketika Eka masuk ke kamar.


“neng geulis, kunaon?”Eka mungkin bingung melihatku tiba-tiba menangis tak seperti biasanya .”kunaon?cerita atuh?”

“gak apa – apa ka”jawabku, aku tahu Eka tak puas dengan jawaban gak apa –apa ku”Cuma ngerasa ada yang salah aja”lanjutku

“apanya yang salah?cerita atuh kalau gak keberatan mah, biar plong.hehe”dia mulai memancingku untuk bercerita

“salah gak sih ka tadi aku pergi?sebenernya perempuan berkerudung boleh gak boncengan sama laki-laki yang bukan mahramnya?aku ngerasa berdosa ka?hiks.hiks”aku mulai bercerita padanya

Eka pun menjelaskan semuanya,”selama kamu gak ngapa-ngapain dan memang gak punya niat untuk ngapa-ngapain ya gak dosa,geulis. Coba sekarang aku tanya, perempuan berkerudung boleh gak naik ojek?apa mereka berdosa dibonceng tukang ojek?hehe”lagi-lagi Eka mencoba membuatku tertawa, setidaknya tersenyum,” gak kan ?nanti kalau dosa berarti ada larangan untuk para wanita berkerudung untuk naik ojek dong.”lanjutnya

“tapi ini kan beda ka, Abi itu bukan tukang ojek, dia sepupu Putri, dan aku kenapa mau ya diajak kenalan sama sepupunya itu”

“lohlohloh, gak ada salahnya kan berkenalan?buat menyambung tali silaturrahmi, dengan kamu kenalan sama Abi juga aku jadi ketemu teman lama, eneng”.

“Kamu kenal Abi sebelumnya?”aku mulai penasaran

“iya, dia itu satu SMA sama aku, ketua umum rohis, pintar mengaji saleh pula. Banyak dulu di sekolah yang suka sama dia.”Eka menceritakan siapa Abi

“termasuk kamu, ka?”tanyaku penasaran penasaran

“aku?maksudmu aku suka sama Abi? Gak kok sayang, bagiku cukuplah cinta Allah kepadaku hingga nanti ada yang benar-benar menjadi imam bagiku dan anak-anakku Mira”

“oh”

“dan aku juga bingung kenapa sekarang Abi jadi agresif?berkenalan dengan perempuan lebih dahulu dan mau membonceng perempuan?”

“loh memang dulu gimana?”makin penasaran

“hayoo, kamu penasaran ya. Abi dulu hanya mau membonceng perempuan yang benar-benar butuh bantuannya, bukan sekedar ingin pergi bersamanya. Setahu aku dia itu tak ingin pacaran, dia bilang ingin taaruf dan menikah, apa mungkin dia sedang bertaaruf denganmu Mira?”Eka berkata seperti sedang menebak teka-teki yang amat sulit .

“entahlah, hayulah ka, sudah azan magrib, kita solat berjamaah dulu”

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Dilain tempat


“gimana Bi?jadi ketemu Amira?” Bunda Abi bertanya ketika selesai makan malam

“jadi,bun. Bunda tahu dari siapa aku ketemu Amira?”

“siapa lagi coba. Ya Putri lah.hehe. gimana orangnya ?cantik pasti ya” bundanya penasaran

“cantik relatif bun, yang penting solehah”jawab Abi sambil senyam-senyum

“ah kamu, udah kaya mau cari istri aja”Ayah Abi ikutan nimbrung

“iya nih,gimana orangnya ?kata Putri Amira cantik, putih bersih dan pakai jilbab pula”

“iya”

“loh kok Cuma iya?”bundanya makin penasaran

“terus Abi jawab apa dong bun?”Abi malah tanya balik’

“ih kamu, ditanya balik tanya. Mau kamu bawa kemana si Amira?”

“gak kemana-mana kok bun. Aku Cuma sekedar berkenalan sama dia, menambah teman, mungkin benar kata ayah, mau aku jadiin istri.hehe”

“hush. Kamu belum bekerja sudah mikirin punya istri. Kuliah dulu sampai selesai, kerja atau buka lapangan kerja baru menikah Bi”,nasihat Ayah

“iya ayah, lagian Ayah sama Bunda interogasinya sampai segitunya”

“Bunda penasaran soalnya Bi. Kapan-kapan bawa kesini ya. Bunda mau kenalan.”pintanya

“insya Allah”

“hati-hati. Insya Allahmu akan ditagih loh Bi.” Ayah mengingatkan

“Iya yah”

Hari ini memang terasa menyenangkan ya Allah, aku bertemu dengan hambamu yang lain.
Aku memang berharap banyak darinya .Aku tak  hanya ingin mengenalnya sebagai sahabat dari sepupuku .
Tuntunlah hamba agar hamba tak keluar batas .AMIN

*to be continued

Minggu, 28 November 2010

biar

biarkan mereka berjalan dengan jalannya sendiri
agar aku bisa berjalan dengan jalanku

Tugas tugas, maybe tugas terakhir komputer nih

tugas ini deadlinenya hari senin, dan itu artinya besok, tapi belum gue kerjain, soalnya tadi dirumah gue tidur mulu kaya kebo, sekan akan melampiaskan jam tidur gue yang kalo lagi kuliah sangat - sangat terganggu . awawaw
niatnya sih mau pakai background yang beda dari yang lain dengan cara bikin sendiri eh malah jadinya begini cuma gue ganti warna doang haha

















noh kan sama semua cuma beda warna aja .haha

Kamis, 25 November 2010

First time

Kemarin tanggal 24 November kita (gue, ais, merry, uni, cella, anggi) dateng ke bank darah RS deket kampus . Niatnya sih mau donor darah, rencana ini udah cukup lama tapi karena waktu itu gue lagi dapet, giliran gue selesai yang lain dapet, sampe dateng ke bank darahnya kk yang jaga lagi pada akreditasi, ah swt deh.

Akhirnya kemarin, abis ribet -ribetnya uts kita bisa donor juga. mulai dari isi form dulu, terus periksa darah buat liat golongan darahnya apa, tensi ukur berat badan dll lah. tapi sayangnya si anggi gak bisa ikutan soalnya BB dia cuma 45,6kg sama TD dia cuma 100/70 , kalo si merry karena dia baru selesai dapet jadi gak boleh deh . Sedikit rusuh sih disana, soalnya kknya asik diajak bercanda udah gitu agak lama juga nunggunya soalnya ada yang lagi donor juga .hehe

oke segini aja deh, semoga 3 bulan kedepan bisa donor darah lagi



 lagi di ruang tunggu, kelamaan abisnya



 ini gue lagi periksa darah, si kknya senyum - senyum mulu gara - gara kita becandain terus


 ini cella yang lagi mau di tojos venanya 


 ini akuu


 golongan darah aku


 nih kalo mau donor isi formnya kaya gini


abis donor makan deh, hehe

Selasa, 23 November 2010

My Friends Our Dreams

Dang shin eun, ost princess hours

Akhir - akhir ini gue lagi seneng banget sama lagu, jadi inget filmnya yang bikin deg deg serr .hehe

Nan papoyeosseottjyo naega paboyeosseojyo
hoohwehaedo neujeottjyo aljyo toreek'eel soon eopjyo
keudael pol soo eopseoyo nado algo eesseoyo
naega jeongmal jalmot'aesseoyo jeongmal meeanhaeyo
euddaen yaegeehaje mot'aettjyo neomoo eoreeseogeottjyo
eejewaseo eereok'e aet'aeoomyeo nan yongseoreul peereoyo

Tangsheeneun naneun paboeemneeda jajonsheem ddaemoone
megiun uga guineirume ahgashinumejo
tangsheeneun naneun paboeemneeda
ajeek saranghagee-e haroo jongeel p'eong p'eong oolgoman eettjyo
keudaedo nado modoo pabocheoreom

Keureojeen marayo tashee saenggak'aebwayo
ooree eoddeok'e yeogeekkajee heemdeulge wattneunde
tashee saenggak'aebwayo hoohwehashelkkeoyeyo
naega jeongmal jalmot'aesseoyo jeongmal meeanhaeyo

keuddaen yaegeehajee mot'aettjyo neomoo eoreeseogettjyo
eeje waseo eereok'e aet'aeoomyeo nan yongseoreul peereoyo

Tangsheeneun naneun paboeemneeda jajonsheem ddaemoone
megiun uga guineirume ahgashinumejo
tangsheeneun naneun paboeemneeda
ajeek saranghagee-e haroo jongeel p'eong p'eong oolgoman eettjyo
keudaedo nado modoo pabocheoreom

Keudae eopsheen na hansoongando sal soo eopseoyo
taereel jallado sooreul mashyeodo noonmoolman heureujyo

Tangsheeneun naneun paboeemneeda jajonsheem ddaemoone
megiun uga guineirume ahgashinumejo
tangsheeneun naneun paboeemneeda
ajeek saranghagee-e haroo jongeel p'eong p'eong oolgoman eettjyo
keudaedo nado modoo pabocheoreom
Eeje teo eesang manggajeejee mayo......

Senin, 22 November 2010

*garuk-garuk-kepala*

Entah apa yang ada di otak gue waktu mutusin buat sekolah disini, bukan - bukan lebih tepatnya buat masuk asrama . Pertimbangan dari nyokap soalnya kalo gue pulang pergi Bekasi-Jakarta yang emang cuma ditempuh denga naik bis 1x itu cukup melelahkan, dan itu harus setiap hari gue pulang pergi, ah apa jadinya??

Dari awal gue ketemu sama ibu - ibu itu sih emang udah gak suka, ya percaya atau gak kadang gue bisa nilai seseorang itu dari awal ketemu.
Pandangan pertama (ceileh) gue tau dia orangnya rada sok tau, sksd, dan hal - hal lain udah gue prediksi dan ternyata kejadian pas gue udah jadi penghuni asrama ini.
Kaya hari ini aja, dia tiba-tiba marah-marah gak jelas gara - gara di depan kamar gue ada seonggok nasi sama apaan lagi gue gak begitu jelas ngeliatnya . Karena kamar gue didepan kamar dia jadi ya dia nuduh-nuduh kalo kamar gue yang buang, padahal gak tau siapa. pake ngatain brengsek segala lagi. sampe anak-anak dikamar punya niat jahat buat ngebuat dia tidur dengan cara ngasih CTM .haha
tapi belom kelaksana kok, takut tiba-tiba dia tidurnya bablas . ngeri kan malah . Kata si ais sih dia marah - marah ke kamar kita gara - gara tadi gue yang bersihin itu nasi, iya lah gue bersihin dari pada tu orang cuap - cuap doang gak bertindak apa -apa, jadi dia ngiranya kamar gue yang buang nasi sembarangan .
gue juga tau dia marahnya kenapa ke kamar gue, ini pasti gara-gara waktu hari sabtu. tiba-tiba dia dateng ke kamar bawa daging 4 kantong yang dijadiin satu dan dia lempar itu daging ke depan lemari baju gue, sontak kita yang ada di kamar (gue, dila,liska) kesel lah, enak aja main lempar gitu aja .kata dia,"nih tolong kembaliin ke poltek lagi, bilang ibu gak bisa masaknya(usus)". gue yang baru pulang dari acara idul adha + lagi makan kesel tiba-tiba dia dateng gak sopan gitu . dan yah perang mulut pun terjadi, ada adegan gue ngasih belik dagingnya ke depan kamarnya, terus dia balik lempar ke kamar gue .haah ganggu napsu makan aje .
Sempet heboh, tapi kan itu hari sabtu jadi anak - anak yang diasrama pada pulang jadi sepi gitu, satpam sama ibu dapur juga pada bingung ngeliat kita .dan ternyata sodara-sodara . dia misscomunication sama yang tadi ngasih daging ke dia (si dila) . emang bener di dalem plastik itu isnya usus, tapi usus sama daleman-dalemannya itu buat bonus, sementara yang sebenernya itu dia dikasih daging, kenapa di kasih usus? pertimbangan panitia disana : dia kan ibu asrama, sering ngesop kan ? jadi dikasih usus deh gitu, tapi berhubung ibu asrama gue oneng ya gak ngerti lah sama apa yang kita jelasin. ihh ampun deh gue ngambeknya kaya anak TK yang minta beliin balon sama emaknya tapi gak dibeliin, marahnya sampe sekarang, dan sekarang itu hari senin, ya HARI SENIN, itu berarti udah 2 hari tu orang marah - marah .

semoga Allah selalu memberikan kesabaran dan ketabahan buat kita semua, nanggung banget kalo gue mesti keluar asrama dan ngekos soalnya . kalo gue gak mikirin uap mah udah keluar kali dari dulu .

Sabtu, 20 November 2010

Profil hari ini

Masriyah, AM. Keb

Ibu yang satu ini memiliki nama panjang Masriyah, biasa di panggil Bu Sri, atau Bu Mas(haha bingung bingung deh, ibu-ibu apa mas-mas). Dilahirkan dari keluarga petani sederhana pasangan Bapak Sanmiarji dengan Ibu Simah. Anak ke-5 dari 6 bersaudara ini lahir di Cilacap 17 Februari 1968.
Menyelesaikan pendidikan D3 Kebidanannya di Poltekkes Jakarta 3 pada tahun 2008 dengan gelar cumlaude, dan sekarang aktif bekerja di Puskesmas Bojong Rawa Lumbu, Bekasi Timur sejak tahun 2000 . Awal pendidikan, SD di dekat rumah (gue gak tau dimana soalnya), SMP di SMP 1 Nusawungu, dan SPK di Purwokerto. Sebelum lulus SPK diangkat menjadi PNS, namun mengundurkan diri, dan 2 tahun kemudian diangkat kembali menjadi PNS( itu cerita dari beliau).
Orangnya asik, kadang ngeselin, kadang ngebetein, tapi ibu yang paling pengetian tentunya .

Beliau memiliki 2 orang anak yang, mm manis-manis (gue pengen muntah bacanya)haha. Anak pertama berusia 19 tahun dan sekarang duduk di semester 3 jurusan kebidanan juga mengikuti jejaknya menjadi seorang bidan. Anak kedua berusia 12 tahun dan sekarang duduk di kelas 1 SMP, jarak usia anak pertama dan kedua memang jauh, 7 tahun, (maklum, bidan jadi pakai program KB: dua anak lebih baik.hehe)

udah deh segitu aja, nanti kalo mamah baca bisa berabe

sabtu ini

minggu ini gue gak pulang kerumah, padahal pengen banget pulang. hiks
tanya kenapa?
1. Tugas askeb 3 yang dari bu isroni belum kelar, dan itu harus dikumpulin hari senin .
2. Tugas promkes bu asmijati tentang pemberdayaan belum selesai .
3. Hari senin uts askeb 2, 3 dosen dan .aaaw materinya banyak .
4. Agak males pulang.
5. Kalaupun pulang pasti cuma numpang makan, tidur, minta duit doang .waaa

kangen sama kamar, kangen sama guling, kangen sama semuanya yang ada dirumah .
apalagi kata si mamah ada emba baru dirumah, dan artinya bakalan ada yang nyuciin sepatu baju, jaket, dan lain - lain .ahh, mba ikut gue aja si ke asrama biar gue gak repot-epot nyuci nyetrika .haha

Kamis, 18 November 2010

buat teman dunimaya si abang

Dari migg33 perjalananku bermula
Di room israel aku bertemu dengannya
Kuharap dari cyber jadi nyata
Desember  2008

Hari ini, 18 Juni 2010
Akhir – akhir ini Depok diliputi langit kelabu, semakin banyak pula tugas yang harus kuselesaikan di akhir semester ini . Hmm, begitu banyak hal yang kupikirkan,Intan, andai kau ada disini, setidaknya masih bersamaku pasti beban berat yang kurasa akan berkurang mendengar kata-kata semangat darimu.

Sudah sejak sore tadi hujan mengguyur Depok, aku yang ingin pergi keluar hanya untuk sekedar makan malam mengurungkan niat. Kurasakan kaki-kakiku mulai kaku karena udara yang kurang bersahabat hari ini. Intan, apa kabarmu sayang ?tahukah kamu aku merindukanmu?sudah lama aku tak mengetahui kabarmu . Kucoba menonton televisi untuk mencoba menghilangkan bayangan intan, ya INTAN, tapi mengapa setiap acara yang kutonton seperti ada dia, grr mulai terganggu psikologisku. Haaah , dasar virus merah jambu!! Seperti lagu duo maya, aku mau makan:ingat kamu, aku mau tidur: juga ingat kamu, aku sedang sedih: hwaa mengapa selalu ingat kamu .
Pikiranku melayang sekitar 1 tahun 6 bulan yang lalu. Aku bertemu dengannya di dunia maya...


28 Desember 2008
Aduhh, bagaimana menyelesaikan tugas ini. Aku pasti bisa, ya pasti bisa, cayoo satrioo. Kucoba mencari referensi dari berbagai sumber untuk tugas filsafat ketuhanan ini. Mulai dari yang nyata sampai kucari sumber ke dunia maya. Oke, sasaranku adalah mig33. Siapa tahu disana aku mendapat informasi, setidaknya sedikit lah . Aku masuk ke room israel dengan nick junior.fantasy, semua profil yang kutulis disana palsu semua karena tak mungkin aku mencatatkan semua data sebenarnya, tak penting juga bagi yang lainnya. Lagipula aku juga kurang tertarik dengan dunia maya.
Sedang asik aku mencari data dengan pv sana-sini, kulihat nick intan.syg.dya, hmm, kutertarik untuk mempvnya. Awalnya hanya sekedar say hai saja, ya seperti kebanyakan chat menenyakan dari mana dia ? siapa namanya? Usia dan yang lainnya . aku  memberikan alamat fs padanya waktu chat pertama, maklum waktu itu yang booming fs, bukan fb. Ketika kubuka fs, ternyata ada undangan pertemanan, dan itu dia, ya, dia . waah, senang sekali hati ini .
Dari awal aku chat dengannya kurasa aku cocok dengannya, dia menarik, segala kata-kata yang keluar dari mulutnya seperti magnet yang menarikku untuk jauh lebih dalam menyukainya. Kubilang dia punya otak untuk diajak berbicara, nice girl .
Sudah cukup lama aku chat bersama dengannya, setiap ada waktu luang disela – sela kesibukan kuliah kubuka hp untuk chat di mig33.


ini ketemu di leptop gue bang, 4 bulan lalu ternyata gue ngetik beginian, dan sekarang mau dilanjutin gue pusing .hehe
agak terlalu lebai di cerita ini, karena=> kayaknya lo emang suka lebay.lho? haha
piss jangan ditimpuk

ngapain dulu yaa ?

besok itu ada kuis farmakologi, tapi kenyataannya sekarang gue malah lagi asik browsing sana sini baca-baca artikel dari yang penting sampe gak penting .aaarg


kenyataan yang lain, sekarang udah jam 20.34 WIB dan gue belum mandi,(ya sodara-sodara, gue belum mandi, kalo ketauan si mamah bisa diceramahin panjang lebar nih ketauan belum mandi) semua anak-anak di kamar gue udah mandi, jadi agak iseng kalo mandi sendirian di kamar mandi lorong. aa semoga gak ada apa - apa

kenyataan terakhir: gue belum baca handout farmakologi, dan gue gak tau kemana itu handout gue berada kini.ouououo

aah ya sudahlah, besok mau gue belajar apa gak toh kuis bakalan berjalan .
berdoa semoga ada malaikat baik hati ngebisikin ke kuping gue jawabannya atau kalo gak ada malaikat yang masuk ke badan temen gue buat ngasih contekan ke gue(itu malaikat apa setan yak?) terus kalo gak itu malaikat niup-niupin angin tidur di depan muka dosen gue biar itu dosen tidur. haha

oke ,cukup sekian
gue mau mandi terus solat terus tidur .
loh kapan belajarnya? (jangan tanya, kata mamah tercinta kalo cape ya tidur aja, jadi gue masih mengamalkan apa yang diamanahkan si mamah .haha)

#2

Aku dulu sempat pacaran, aku pikir memang itu hal yang wajar bila anak seusiaku yang masih abg untuk mengenal lawan jenis dan penjajakan lalu pacaran. Dan akupun seperti abg yang lain, mulai mencoba – coba .
Iqbal namanya, aku mengenal dia ketika kami sama – sama satu tempat les bahasa Inggris ketika SMA . kami tak satu sekolah, aku di SMA 3 dia di SMA 1 . aku menyukainya karena dia cuek dan pintar tentunya. Memakai kacamata, berbadan tinggi, kulit bersih juga wangi. Memang itu kriteriaku, memakai kacamata . aku berpikir orang yang memakai kacamata pasti pintar, padahal tidak selalu. Sejak aku masuk les ternyata kami sudah sekelas, namun aku tak begitu memperhatikan siapa saja yang ada dikelas itu, padahal hanya ada sekitar 15 anak . memang aku sedikit payah, tak bisa bersosialisasi bila tak ada impuls terlebih dahulu . jadi aku tak mengenal orang yang tak menyapaku dan mengajak bicara banyak .
Sampai akhir pertemuan level ke-2 dan artinya aku sudah 6 bulan satu kelas dihari dan jam yang sama aku benar-benar mengenalnya . Kebetulan secara random aku dan dia menjadi satu kelompok untuk mempraktekkan tugas conversation mengenai beautifull place di Indonesia, jadi aku sebagai turis dan dia sebagai guide tournya . Mister Mike sangat menyukai materi kami, dan kami menjadi pemenang dalam conversation di kelas, seperti biasa, yang mendapatkan nilai terbaik akan diberi hadiah, kami mendapat coklat . memang harganya tak seberapa, tapi kami sangat senang.
Sejak saat itu aku mulai dekat dengan Iqbal, lalu kami memutuskan pacaran, dia menembakku dengan kalimat sederhana . dan kesederhanaan itu poin ketiga yang membuat aku makin menyukainya .dia juga tahu apa arti namaku .
Meski kami tak satu sekolah, ia selalu menyempatkan diri untuk mengantar dan menjemputku pulang sekolah. Sungguh tak enak hati, karena arah sekolah kami berlawanan. Apalagi kalau sampai dia terlambat gara-gara mengantarkanku . Namun ia selalu berkata “yang penting kamu selamet sampai sekolah,masalah aku telat nyantai aja ,masa aku tega ngebiarin kamu naik angkutan umun, macet, sampai sekolah nanti gak seger lagi dong, gak fresh” karena itu aku selalu meminta dia datang lebih pagi saja, biar aku yang terlalu pagi sampai sekolah tak apa daripada membiarkan dia terlambat masuk kelas dan dihukum tak mengikuti pelajaran selama 2 jam .
Iqbal care, sangat menyenangkan , kami pacaran juga tak macam – macam. Hanya jalan bersama, dan makan bersama , tak lebih. Mungkin aku penah memeluknya dan mencium pipinya, tak lebih dari itu . aku merasakan nyamannya dulu ketika ia menenangkanku bila ada masalah . orang tuaku juga mengenal baik Iqbal, karena ternyata mamaku dan mamanya dulunya teman baik saat SMA, dan masih berhubungan baik sampai sekarang . oh, dunia ini sempit ternyata .
Sampai 1 setengah tahun yang lalu, Iqbal pergi untuk selama-lamanya . Mamaku memeluk Tante Ida erat sekali, mereka menangis, saling menyemangati satu sama lain. Aku pun hanya bisa terdiam melihat tubuhnya yang telah terbungkus kafan . aku tak bisa berkata apa – apa, bahkan untuk menangispun aku tak bisa . Oh, kini tawa dan candanya telah hilang dari hidupku . dia tak berkata apa –apa tentang penyakitnya,dan bodohnya aku tak merasakan perubahan – perubahan yang terjadi dalam tubuh Iqbal . rapih sekali ia menyembunyikan penyakitnya . aku tahu itu semua dari catatan – catatan yang ia arsipkan di laptopnya secara rapih, Tante Ida yang menyerahkan laptopnya padaku agar aku membacanya .aku hanya bisa menangisinya sepanjang malam, lalu malam – malam dan hari – hari berikutnya tidak . aku ingat pesan Iqbal untukku agar aku tidak menangisinya, dia ingin aku melanjutkan hidup tanpanya, dan selalu mendoakannya agar aku dan dia bahagia di alamnya masing – masing dengan jalan hidup yang sudah Tuhan tulis untuk kita berdua.
Selesai aku membaca semua catatannya, kukembalikan laptop pada tante Ida . aku tak ingin berlarut – larut dalam duka . aku ingin Iqbal melihatku tetap tersenyum menjalani hidup meski tanpanya .”sering – sering main kesini ya cantik, Ibu pasti kangen sama kamu, terimakasih selama ini sudah jadi sumber kebahagiaan buat Iqbal, doain Iqbal tenang ya disana .kamu jangan segan – segan main kesini” itu kata – kata dari tante Ida. Akupun hanya mengangguk dan memeluk Tante Ida sambil mencoba untuk tidak meneteskan airmata di depan Tante Ida, yang kuanggap sebagai ibuku sendiri .
Meski aku kembalikan laptopnya, aku menyalin beberapa kata – kata darinya , hanya sebagai kenanganku

Aku melihatnya setiap hari senin dan Kamis
Ingin sekali aku menyapanya untuk berbicara lebih banyak
Aku melihatnya dari sisi yang berbeda
Mungkinkah ia akan belas melihatku
First time

Kupu – kupu yang cantik ada dihadapanku
Dia bak ratu dari semua kupu – kupu,oh tidak bahkan lebih
Memberi warna – warni yang indah dalam hidupku yang dia tak pernah tahu
Oh Amira “ratu kupu –kupu” akankah aku bisa berkenalan denganmu
Second time


Assalamuualaikum Amira, “ratu kupu-kupuku”
Mungkin saat kamu membaca catatan ini aku telah meninggalkanmu di dunia
Aku tak bisa lagi menjagamu
Aku tak bisa lagi mengantarkanmu kemanapun kamu mau
Aku tak bisa lagi menjadi si kacamata pintarmu
Aku tak bisa lagi meminjamkan bahuku untukmu
Aku tak bisa lagi mendengarkan semua cerita lucu yang keluar dari mulutmu
Aku tak bisa lagi memelukmu
Tapi ingatlah, masih ada Allah yang selau menjagamu, mendengarkanmu,memelukmu dan selalu bersamamu
Mintalah padaNya apa yang kamu inginkan, sayang
Maafkan aku yang telah masuk keduniamu yang indah
Maafkan aku yang telah ikut dalam kehidupanmu
Maafkan aku atas semua yang tak aku ceritakan padamu tentangku
Maafkan juga mamaku yang tak menceritakan tentangku bila kamu tanya
Terimakasih telah menjadi ratu kupu-kupuku selama ini
Terimakasih telah memberiku warna-warni dalam hidup
Terimakasih Amira ratu kupu-kupuku untuk semua yang telah kamu berikan selama ini
Salam sayang
Iqbal Bayhaqi

to be continue

Etika profesi, aku pusinggg

hari ini UTS etika , ya UTS dan semalem bukannya belajar malah onlen aja gue alhasil tadi gue jawab itu soal dengan mengeluarkan semua bakat yang gue punya dalam karang mengarang .haha

soal dari bu herlina :
1. isi dari UU NO.23 Tahun 2002
gue jawabnya dari ujung ke ujung yang gue inget, mulai dari tentang aborsi yang ada di pasal 15 ayat 1,2,3 . tentang adopsi, yang setau gue padahal ada di PP NO.54 tahun 2007, tentang bayi tabung di pasal 16 ayat 1,2,3 , pengertian tenaga kerja, hak-hak wanita yang lagi hamil, yang lagi haid, ah pokoknya yang ada di pikiran gue .

2. faktor yang mempengaruhi nilai, eksternal dan internal, jelaskan nilai tersebut !
faktor eksternal : HOBI, Hubungan sosial, Orang tua, Budaya, Informasi
faktor internal : fisik, psikologis, sosial
Nilai : pandangan tentang apa yang boleh dan tidak dilakukan, apa yang diinginkan atau yang tidak diinginkan, dan apa yang berharga dan tak berharga .

*oke finally bu helina selesai dan masih ada soal dari bu mumun, bu isroni, dan bu marwati yang beranak pinak.
itu gue jawab seinget doang .
tadi udah berniat mau nyontek dengan cara pasang headset di kuping terus puter rekaman yang semalem gue bikin, tapi... baru aja gue pegang HP langsung degdegan setengah mati . jadi inget kata pak ustad,"bagus, kalau kamu mau nyontek terus degdegan berarti kamu masih takut sama Allah". waaaa maafkan aku YAA ALLAH .

sekarang tinggal banyak - banyak berdoa biar hasil karangan gue yang dengan mengumpulkan serpihan - serpihan materi yang nyangkut di otak dapet nilai bagus. setidaknya B .haha ngareppp

Senin, 15 November 2010

#1

“hey Amira, mau aku kenalin sama temen aku gak ?” tiba – tiba saja Putri menanyakan hal itu padaku

“siapa?”aku hanya menjawab sekenanya, memang sih aku sedang tidak punya pacar, dan aku memang sedang tak memiliki hasrat untuk memiliki pacar. Aku malu pada jilbab yang aku kenakan beberapa bulan ini.

“ada, temen aku, besok aku suruh dia ketemu sama kamu”ucapnya kemudian lalu pergi meninggalkan aku yang belum sempat untuk mengatakan setuju atau tidak .

“hmm..aku tak tahu siapa lelaki itu, siapa dia, orangnya bagaimana,apa dia tak tahu akalau aku sedang ingin konsen kuliah ,hemm dasar Putri”

Sabtu siang

“Amira!” suara dari luar memanggil namaku, ya itu suara Putri

“cepatlah ganti bajumu, dia sudah datang” ucapnya kemudian

Aku didalam masih sibuk memakai baju yang biasa aku pakai, tak ada yang spesial pada penampilanku hari ini, hanya dengan baju gamis yang sudah biasa aku pakai. Temanku, Eka teman sekamar kosku membantuku untuk memakai jilbab (penutup kepala yang belakangan ini aku pakai, “untuk menutup aurat, agar perempuan lebih terhormat dan dihargai, selain itu juga itu kewajiban,Mira” kata Eka waktu aku tanya untuk apa dia memakai kerudung).

“aku jago loh pakein kamu kerudung kalo pakai daleman, kamu kan gak bisa tuh.hehe”si Eka promosi,akupun diam saja saat dia menata jilbab putihku itu.

Maklum, aku belum terlalu fasih untuk memakai jilbab, apalagi bila memakainya dengan daleman, aku suka pusing soalnya. Lain lagi dengan Eka yang memang sudah cukup lama istiqomah untuk memakai jilbab. Aku belajar banyak darinya .

“nah, udah deh, kan cantik begini” ucapnya sambil mengomentari hasil karyanya. Jilbabku hanya di beri bros kupu – kupu berwarna silver di sisi kanan.

Aku hanya tersenyum melihat mimik puas Eka akan hasil karyanya,”terimakasih ya” ucapku kemudian

“iya geulis, udah sana cepat keluar, sudah ditunggu kan sama temannya Putri”. Dia menyuruhku untuk cepat – cepat keluar dari kamar, namun aku urung, sungguh aku deg-degan. Aku masih malu untuk bertemu dan pergi dengan lelaki saat aku mengenakan jilbabku ini .

Eka tak melarangku untuk pergi dengan teman Putri, padahal aku tahu dia was-was bila aku pergi dengan lelaki. Dia hanya menasehati ketika aku bercerita kemarin, “jangan macem-macem aja ya,geulis. Banyak setan berkeliaran dalam wujud manusia sekarang.hehe” itu nasihatnya yang disertai dengan candaan .

“nanti saja lah ka, biar dia menunggu sebentar lagi”kataku. Aku masih ingin mendengar nasihat Eka sebelum aku pergi.

“hey, anak cantik gak boleh begitu, gak baik membiarkan orang lain menunggu lama untuk kita. Sudah sana cepat keluar, hati – hati, pulangnya jangan kesorean ya biar bisa solat maghrib berjamaah”pesannya, tak lupa kucium pipi kiri dan kananya saat pamitan

Kubuka pintu kamar kosku, kulihat disana sudah ada Putri bersama dengan dua orang lelaki . satunya aku tahu itu pacar Putri, namun yang satu aku tak tahu .

“hayo atuh neng, lama pisan, sampe lumutan ini nungguin kamunya si Abi teh” mulai si Putri nyerocos dengan logat sunda dan bahasa sunda yang sedikit demi sedikit aku mengerti.

“iya maaf” lelaki yang tak aku kenal hanya melihatku, lalu menunduk . Aku berusaha menahan pandanganku,”kalau bertemu lelaki yang bukan mahrammu tundukanlah pandanganmu, itu lebih baik buatmu neng, menahan syahwat, biarr gak zina mata juga.hehe” lagi-lagi aku teringat perkataan Eka.

“ini neng, namanya Abi, dia sepupu aku. Tinggalnya gak jauh kok dari rumah aku, Cuma beda beberapa blok doang” tetap, yang namanya putri selalu saja nyerocos bila berbicara

Aku hanya mengangguk-angguk mendengar Putri berbicara memperkenalkan sepupunya itu .Abi tersenyum sambil mengucapkan “Abi” namun ia tak mengulurkan tangannya . aku juga hanya menjawab “Mira” serta dengan anggukan.

“udah atuh yuk kita perginya sekarang aja, nanti kesorean,kalo kesoean kamu dicariin sama Eka” ucap Putri memecah ketegangan yang aku rasakan .

“lho, memang kita mau kemana?”jujur aku tak tahu mau kemana, pasalnya Uti (panggilan Putri) tak memberi tahu aku mau kemana sebelumnya, dia kan hanya bilang kalau mau mengenalkan aku dengan temannya .

“ke cool books, sayang” jawabnya kemudian

“oh”

“kamu dibonceng sama Abi ya geulis, tenang dia punya SIM, STNK,kok, jadi tenang wae lah dibonceng dia mah. Aman suraman .hehe” katanya kemudian yang langsung saja naik ke motor Alif, pacanya.

“ayo Amira,”ajak Abi sambil menyodorkan helm bercorak kupu – kupu. Aku memakainya dan kemudian dengan segan duduk dibelakang Abi.

Sepanjang perjalanan ke cool books, aku hanya diam, Abi juga, mungkin Abi juga bingung mau bicara apa . lagipula kami sedang dijalan, memakai helm mana bisa berbicara dengan lancar.

Sungguh, bila aku tak ingat dengan jilbab yang aku pakai dan aku tak ingat aku sedang menuju istiqomah ke jalanNya, bisa – bisa sudah kupeluk Abi seperti pacarku yang dahulu .


*to be continued